Menggugat Penguasa

Reformasi hampir pasti menjumpai kegagalan tatkala  partisipasi rakyat kembali tak berdaya menghadapi arogansi kekuasaan.  Tamatnya Orde Lama dan habisnya Orde Baru bisa saja hanya memberi peluang munculnya penguasa berikut yang tidak kalah otoriternya.

Reformasi membutuhkan pembenahan paradigma politik. Paradigma pemberdayaan rakyat. Paradigma yang hanya mungkin berhasil melalui keberanian menggugat seluruh elemen kekuasaan. Tanpa keberanian itu,  reformasi hanya akan menghasilkan beragam penyimpangan dan kepincangan, yang telah akrab mengisi lebih dari  setengah abad eksistensi Indonesia. Buku ini memang ditulis di awal reformasi satu dekade lalu,  tetapi substansinya masih sangat relevan terutama untuk mengevaluasi kembali perjalanan reformasi Indonesia, sejauh mana keberhasilan dan kegagalannya,  sekaligus berbagai faktor penyebab di belakangnya (Jakarta: Penerbit Erlangga).***

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: