Archive for September, 2012

Nasehat Anak Pada Bapak

Sobat, telah berulangkali kukirimkan padamu tulisan-tulisan yang isinya menggambarkan plus mengajarkan bahwa keutamaan seseorang bukan terletak pada usia (tua atau muda), kepemilikan harta (kaya atau papa)  kedudukan tahta (berpangkat  alias pejabat ataupun rakyat), kelamin (pria atau wanita) dan berbagai parameter  lainnya. Keutamaan seseorang  intinya hanya terletak  pada adab kelakuan (asyyarafu bil adabi laabin nasabi) dan ketakwaan (inna akromakum ‘indallaahi atqookum).

Melalui kesadaran  ini, maka untuk memperoleh keutamaan kita dianjurkan untuk mengambil hikmah dari manapun sumber bin asal muasal alias sangkan nya, meskipun dari orang yang lebih muda  atau bahkan anak-anak, meski pula dari orang miskin papa. Islam mengajarkan  undzur maa qoola walaa  tandzur man qoola: lihatlah apa yang dikatakan jangan melihat siapa yang mengatakan.  Sobat, bukankah ajaran ini senada dengan sebuah peribahasa: meskipun keluar dari dubur ayam  jika namanya telur ambillah, tapi  meski keluar dari dubur raja jika namanya kotoran tinggalkanlah. Baca lebih lanjut

Iklan

Indahnya Kampung Islam Candi Kuning di Baturiti, Tabanan – Bali (Tulisan 14)

Pagi hari.  Udara terasa dingin.  Mentari  masih belum bisa menampakkan diri.  Maklum,  beberapa hari ini bumi Tabanan diguyur hujan.  Setelah dua hari menyusuri kantong-kantong komunitas Muslim Tabanan kota, esuk harinya saya dkk diantar pak Hasan Bick  ke komunitas Muslim Candi Kuning, Bedugul.  ”Sekalian nengok anak istri, pak”,  kata pak Hasan girang.  Maklum,  Candi Kuning memang tempat tinggal keseharian  pak Hasan.

Saya sendiri juga sangat girang menuju wilayah Baturiti.  Sebab,  saya langsung membayangkan  keindahan lokasi,  yang di tahun sebelumnya memang sudah sempat saya singgahi. Bedugul alias Baturiti  memang elok panoramanya. Posisinya ada di pegunungan. Namun,  kontras dengan ketinggian tempat ini,  di dalamnya menyimpan pesona dua danau yang sedemikian genit di pandang mata.  Di Baturiti ada pula air terjun dengan lokasi masih perawanan ting ting. Hups…  yang tak kalah penting,  tempat ini juga menyimpan sebuah kebun raya yang luar biasa: Kebun Raya Purwodadi yang dimiliki LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia).  Singkat kata, setiap lekak-lekuk lokasi ini,  memantulkan aura keindahan bidadari. Subhanallah. Baca lebih lanjut

Tidur Siang Menurunkan Resiko Serangan Jantung

Sobat,  tahukah anda bahwa ternyata tidur siang pengaruhnya sangat positif bagi kesehatan jantung kita ?  Penelitian ilmuwan Yunani misalnya,  menyebutkan Mereka yang tidur siang memiliki resiko lebih rendah menderita gangguan jantung sebanyak 34 persen dibanding mereka yang tak tidur siang. Sementara mereka yang tidur siang lebih dari 30 menit selama tiga atau lebih dalam setiap minggunya memiliki catatan 37 persen lebih rendah terkena gangguan jantung. Tidur siang membantu untuk rileks dan mengurangi stres.

Menurut pemimpin penelitian Dr. Dimitrios Trichopoulos, dari Harvard School of Public Health, seperti dilansir dari BBC, Senin (12/02/07). “Tidur siang dan gangguan pembuluh darah memiliki hubungan yang cukup berarti. Fenomana ini dijumpai pada negara yang mayoritas populasinya menjalani rutinitas tidur siang secara berkala, dan hasilnya tingkat kematian karena gangguan pembuluh darah sangat rendah”.  Hal senada juga dikatakan June Davison, perawat kesehatan dari British Heart Foundation, yang menyatakan tidur siang membantu mengurangi resiko penyaki jantung, terutama pada pria pekerja. Baca lebih lanjut

Solusi Penyakit Maag Tanpa Mengobati

Sobat,  saya yakin anda pasti  sering mendengar tentang penyakit Maag.   Dalam istilah medis penyakit ini  disebut gastritis alias peradangan lambung. Terjadinya gastritis awalnya akibat asam lambung yang berlebihan. Asam lambung yang semula membantu lambung malah merugikan lambung. Asam lambung akan merusak dinding lambung itu sendiri, karena sifat asam yang korosif (mengikis). Faktor yang memicu produksi asam lambung berlebihan, diantaranya beberapa zat kimia, seperti alcohol, umumnya obat penahan nyeri, asam cuka, beberapa makanan/bumbu dan minuman yang bersifat asam. Makanan yang pedas serta bumbu yang merangsang, semisal jahe, merica, juga akan memicu produksi asam lambung.Faktor psikis atau kejiwaan seseorang bisa pula meningkatkan produksi asam lambung. Selain itu penyakit maag juga bisa disebabkan infeksi bakteri tertentu, misalnya helicobacter pylori yang merupakan bakteri normal dalam lambung, yang dalam kondisi tertentu bisa menjadi abnormal. Maag juga bisa disebabkan alergi terhadap makanan tertentu, misalnya ikan, coklat dan lain-lain. Baca lebih lanjut

Benci – Cinta Berlandas Kebenaran

Sobat,  pernahkah sampean merasa marah  dan benci pada seseorang? Marah dan benci adalah sesuatu  perasaan yang manusiawi, yang sengaja  dicipta Allah pada setiap diri manusia. Dengan kata  lain, rasa marah, senang, benci, rindu dan cinta serta berbagai jenis perasaan  lainnya adalah sesuatu  yang manusiawi,  yakni potensial ada  pada  diri manusia.  Hanya saja, Tuhan memerintahkan pada  diri manusia untuk mengendalikan segala “rasa” tadi, tidak diumbar sedemikian rupa, namun juga tak  dimatikan saja.

Nafsu amarah misalnya, ia perlu diatur dan dikendalikan agar kemarahan jangan sampai membuat manusia yang sedang marah kehilangan kontrol diri yang menyebabkannya menjadi mbedal bak kuda binal. Bila kemarahan tak  terkendalikan sang  manusia bisa menjadi seperti setan yang dalam bahasa Jawa nya disebut kesetanan. Islam mengajarkan agar seseorang yang  dilanda rasa  marah  hendaknya berusaha mengendalikannya dengan  cara  duduk untuk meredakan.  Jika masih marah, hendaknya berwudlu. Dan bila masih tetap  marah, segeralah sholat.

Tapi rasa amarah, jangan pula dimatikan, sehingga berubah menjadi manusia bak sebongkah batu  saja. Harga diri dilecehkan tidak marah, anak istri dilecehkan tidak tersinggung, malah mbregegek  diam penuh kesabaran.  Bahkan, ketika Tuhan, nabi dan agamanya dihina orang, tetap saja dia diam membisu tanpa tersirat kemarahan apatah lagi  pembelaan.  Sikap seperti itu sama sekali bukanlah bagian dari pengamalan ajaran Islam. Baca lebih lanjut

Kaligrafi: Hanya Permainan Warna (3)

Qod aflaha man zakkaahaa wa qod khooba man dassaahaa : Sungguh beruntunglah orang yang telah memelihara kesucian dirinya,  dan sungguh celakalah orang orang membiarkan dirinya kotor . (Q.S. As Syam : 9 – 10)

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Komunitas Muslim Kampung Jawa di Tabanan – Bali (Tulisan 13 )

Dari serangkaian kunjungan di banyak wilayah di Bali,  saya mendapat gambaran bahwa secara umum, sebagaimana wilayah lain di Nusantara,  penyebaran Islam di Bali ternyata lebih dominan melalui kegiatan ekonomi dan perdagangan. Penyebaran melalui kegiatan ekonomi lebih bersifat dinamis dan terbuka,  dan berlangsung sejak era pra Indonesia maupun era kekinian seiring dengan eksistensi Bali sebagai wilayah wisata yang tentu saja sarat dengan muatan ekonomi.

Selain jalur ekonomi, penyebaran Islam juga dilakukan melalui lini perkawinan, yaitu perkawinan antara kaum muslim (asli maupun pendatang)  dengan orang-orang Hindu Bali.  Kaum Muslim pra Indonesia yang datang ke Bali mayoritas adalah kalangan lelaki, yang juga mayoritas tidak beserta istri.  Oleh sebab itu,  mereka akhirnya menikah dengan wanita lokal,  baik asli Bali maupun gelombang pendatang asal Mojopahit. Perlu dipahami bahwa asal usul orang Hindu Bali pun  mayoritas adalah pendatang dari Mojopahit,  baik menyusul era penaklukan Bali oleh Majapahit (Gajahmada) di tahun 1343 ataupun seiring dengan runtuhnya kerajaan Mojopahit  oleh kekuatan Demak tahun1 1518. Baca lebih lanjut