Solusi Penyakit Maag Tanpa Mengobati

Sobat,  saya yakin anda pasti  sering mendengar tentang penyakit Maag.   Dalam istilah medis penyakit ini  disebut gastritis alias peradangan lambung. Terjadinya gastritis awalnya akibat asam lambung yang berlebihan. Asam lambung yang semula membantu lambung malah merugikan lambung. Asam lambung akan merusak dinding lambung itu sendiri, karena sifat asam yang korosif (mengikis). Faktor yang memicu produksi asam lambung berlebihan, diantaranya beberapa zat kimia, seperti alcohol, umumnya obat penahan nyeri, asam cuka, beberapa makanan/bumbu dan minuman yang bersifat asam. Makanan yang pedas serta bumbu yang merangsang, semisal jahe, merica, juga akan memicu produksi asam lambung.Faktor psikis atau kejiwaan seseorang bisa pula meningkatkan produksi asam lambung. Selain itu penyakit maag juga bisa disebabkan infeksi bakteri tertentu, misalnya helicobacter pylori yang merupakan bakteri normal dalam lambung, yang dalam kondisi tertentu bisa menjadi abnormal. Maag juga bisa disebabkan alergi terhadap makanan tertentu, misalnya ikan, coklat dan lain-lain.
Keluhan dan Gejala: Awalnya rasa perih dan kembung di ulu hati,  lalu berlanjut dengan mual disertai muntah. Keadaan ini berlanjut dengan berkurangnya nafsu makan. Bila terus dibiarkan, akan berakibat semakin parah dan akhirnya asam lambung akan membuat luka-luka (ulkus) alias tukak lambung. Muntah pun bisa disertai darah.

Solusi: Bila maag sudah disadari, sebenarnya sangat mudah mengatasi. Prinsipnya dengan  diet atau pengaturan makan. Jangan biarkan perut lama dalam keadaan kosong, karena dapat mengakibatkan asam lambung yang sudah diproduksi tidak mempunyai bahan untuk dicerna tau digilas, dan pada akhirnya dinding lambung yang jadi sasarannya.Jangan banyak makan atau minuman pedas dan asam. Hindari makanan berlemak, karena sulit dicerna lambung. Tektur makanan sebaiknya lembut (lunak). Sering minum air putih, karena bisa mengurangi sifat asam dari makanan atau minuman. Kurangi konsumsi teh, kopi atau soft drink. Porsi makanan tidak terlalu banyak, tetapi sedikit dengan frekuensi sering. Bila perut melilit dan mual terus menerus, obat-obatan untuk menetralkan asam lambung membantu meringankan. Misalnya, antasida. Bila harus mengkonsumsi obat penahan nyeri (analgetik), sebaiknya setelah makan dan tidak dalam keadaan kosong. Bila disiplin, Insya Allah maag bisa membaik tanpa diobati.

Waspada Ketika Hamil Muda: Wanita hamil yang sebelumnya mempunyai riwayat maag, sangat beresiko kambuh. Saat mengidam, terkadang ibu tidak berselera makan, mual dan muntah (emesis gravidarium) akibat pengaruh hormone chorionic gonadotropin. Karena perut sering kosong, maka sakit tidak bisa dihindari. Sebaliknya, penyakit maag yang diderita sebelumnya bisa memperburuk masa mengidam, yaitu mual muntah berlebihan (hiperemesis gravidarum). Oleh karena itu, hindari lebih dahulu makanan yang merangsang lambung. Selain itu, tablet penambah darah sementara jangan dikonsumsi dulu, mengingat obat ini juga mengiritasi lambung.

Sobat,  tahukah anda  bahwa sebenarnya sangat mudah untuk  menghindari penyakit maag. Yaitu tidak makan dan minum yang pedas asam berlebihan, pola makan seimbang (tidak berlebihan lemaknya), dan teratur. Hindari berlebihan minum kopi, the, soft drink. Lebih aman dengan sering minum air putih. Satu hal yang juga perlu diperhatikan, bahwa ketenangan jiwa seseorang bisa mengurang resiko sakit maag.

Sumber Tulisan: Dari berbagai sumber di internet/Melalui Proses Editing.

Sumber Gambar:  Kesehatan.Kompasiana.Com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: