Archive for Oktober, 2012

Keistimewaan Air Zamzam

Sobat,  tahukah anda bahwa air Zamzam ternyata memiliki keunikan dan atau keistimewaan yang luar biasa ? Ia istimewa dalam keberadaannya, istimewa dalam kandungan isinya,   sekaligus istimewa dalam kemanfaatannya. Apa dan bagaimana dari totalitas keistimewaan air Zamzam,  berikut saya kutipkan sebuah artikel dari Islampos.Com.

Sobat,  sudah tidak asing lagi bahwa setiap tahun para jamaah haji selalu membawa air Zamzam. Namun tidak banyak yang tahu bagaimana sumur Zamzam bisa mengeluarkan puluhan juta liter air pada satu musim haji, tanpa pernah kering satu kali pun. Baca lebih lanjut

Iklan

Entitas Lama Kampung Islam Kepaon di Kabupaten Badung – Bali (Tulisan 16)

Hari terang, sama sekali tak ada awan. Udara cerah.  Langit cerah. Mentari memancarkan cahaya dengan leluasa. Sinar sang surya berpendar menerangi cakrawala.  Bahkan,  meski hari masih pagi,  pancaran surya sudah agak menggigit terasa di kulit. Setelah sarapan pagi, saya dkk telah bersiap meluncur ke Kampung Islam Kepaon.  Selama di Kabupaten Badung,  saya didampingi pak Luqman,  seorang muslim asal Jawa tetapi telah belasan tahun tinggal di Denpasar.  ”Sudah siap,  Pak ?  Tanya pak Luqman yang sudah duduk di belakang kemudinya.  ”Sipp..”,  jawab saya singkat.  Dengan diiringi bacaan bismillah mobil kijang silver langsung  meluncur menapaki jalanan menuju tujuan.

Sejarah Islam Bali memang bisa ditelusuri dari komunitas muslim yang telah eksis bahkan sejak abad ke 15, sejak jaman kerajaan Gelgel.  Namun, sejarah eksistensi muslim sebenarnya juga bisa ditelusuri dari prasasti, bangunan-bangunan penting kerajaan di Puri Pemecutan (Denpasar), atau cap kerajaan Klungkung (Hindu) yang menggunakan huruf Arab, karena pada zaman Raja Ida Bagus Jambe kerajaan ini telah menjalin hubungan diplomatik dengan salah satu kerajaan Islam di Jambi. Semua bukti historis tadi menjadi bagian argumen bahwa Islam dan komunitas muslim di Bali hakekatnya bukanlah fenomena kekinian, melainkan telah menjadi entitas lama yang berusia ratusan tahun silam,  sama tuanya dengan komunitas muslim di berbagai daerah lain di Indonesia.  Baca lebih lanjut

Demi Langit yang Mengandung Hujan

Sobat,  saya yakin  anda tahu bahwa Al Qur’an  sama sekali bukan sekedar kitab tentang hukum dan moralitas, tentang ketuhanan plus kemanusiaan,  tetapi juga bicara tentang ilmu pengetahuan alam.  Nah, pada kutipan artikel berikut merupakan sekedar contoh tentang Al Qu’ran yang berbicara tentang fenomena alam, yakni hujan.  Apa,  bagaimana,  dan mengapa hujan,  ternyata telah pula  dijelaskan oleh al Qur’an .
A. “Demi langit yang mengandung hujan” (QS. Ath Thaariq, 86:11). Kata yang ditafsirkan sebagai ‘mengandung hujan’ dalam terjemahan Alquran ini juga bermakna ‘mengirim kembali’ atau mengembalikan. Seperti diketahui, atmosfir yang melingkupi bumi terdiri atas sejumlah lapisan. Setiap lapisan memiliki peran penting bagi kehidupan. Penelitian mengungkapkan bahwa lapisan-lapisan ini memiliki fungsi mengembalikan benda-benda atau sinar yang mereka terima ke ruang angkasa atau ke arah bawah, yakni ke bumi. Baca lebih lanjut

Pengaruh Bacaan Kitab Suci terhadap Jiwa Insani

Sobat,  tahukah anda bahwa  mendengarkan  (apalagi membaca) Al Qur’an ternyata memberikan efek yang sangat positif terhadap kesehatan mental dan jiwa ?  Hal ini bukan sekedar klaim emosional berdasar keimanan saja,  tetapi didasarkan pada penelitian ilmiah juga. Bahkan, “Tak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan terhadap daya ingat dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca Al-Qur’an…”.

Dr. Al Qadhi, melalui penelitian panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Alquran, seorang Muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan fisiologis yang sangat besar. Penurunan depresi, kesedihan, memperoleh ketenangan jiwa, menangkal berbagai macam penyakit merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang-orang yang menjadi objek penelitiannya. Baca lebih lanjut

Menyusuri Lokasi Komunitas Muslim Soko – Senganan di Tabanan – Bali (Tulisan 15)

Di Kabupaten Tabanan,  selain Kampung Candi Kuning-Baturiti dan kampung Jawa-Tabanan Kota,  masih ada kampung kuno muslim lainnya.  Hanya saja komunitasnya jauh lebih sedikit  dan dari sejarahnya  lebih muda.  Komunitas muslim itu antara lain ada di Soko (kecamatan Baturiti) dan Senganan (kecamatan Penebel).  Meski Soko secara administratif masuk dalam kecamatan Baturiti,  tetapi secara wilayah lebih dekat ke Penebel,  sehingga banyak orang yang mengira Suko bagian dari Penebel. Jumlah Muslim di seluruh kecamatan Penebel pada tahun 2010 hanya sekitar 65 KK. ”Tetapi, itupun yang merupakan komunitas  lama hanya sekitar 11 KK di Senganan dan 8 KK di Soko.  Sementara sisanya adalah muslim yang datangnya lebih belakangan”,  jelas Solihin,  seorang muslim asli Senganan yang beristri seorang muallaf Hindu.

Karena eksistensi Muslim di kedua lokasi tadi telah bersifat kelampauan, maka meski sedikit jumlah mereka,  tetapi  masing-masing telah mempunyai satu masjid: di Soko satu dan di Senganan Satu.  Keberadaan sebuah masjid di Bali  memang sebuah kemewahan, sebab masjid umumnya menjadi sebuah realitas yang tak gampang didapatkan oleh komunitas-komunitas muslim baru di pulau dewata ini.  ”Masjid di Senganan ya itu,  di pojokan pertigaan jalan itu”, kata pak Hasan menunjukkan. ”Untuk masjid Soko,  nanti akan saya antar kesana”.  Pak Hasan Bick tidak hanya bicara,  sebab setelah beberapa saat istirahat di sebuah warung yang ternyata milik ”paman” pak Hasan,  saya dkk di antar menuju masjid Soko.  Masjid itu kecil,  tetapi mungil.  Baca lebih lanjut

Hanya BoToL BeKaS (3)

Idzaa arodta antadzkuro ghuyuuba ghoirika fadzkur ghuyuuba nafsika: jika engkau ingin menyatakan cela orang lain,  maka ingatlah atas cela dirimu sendiri  (H.R. Ar Rofiy).

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Antara Embrio dan Makna ‘Alaqah

Sobat,  tahukah anda   sosok ilmuwan bernama DR. KEITH L. MOORE MSc, PhD, FIAC, FSRM ?  Jika belum pernah tahu informasi berikut tampaknya sangat menarik untuk dibaca.  Dr. Keith adalah Presiden AACA (American Association of Clinical Anatomi ) antara tahun 1989 dan 1991. Ia menjadi terkenal karena literaturnya tentang mata pelajaran Anatomi dan Embriologi dengan puluhan kedudukan dan gelar kehormatan dalam bidang sains. Dia menulis bersama profesor Arthur F. Dalley II, Clinically Oriented Anatomy, yang merupakan literatur berbahasa Inggris paling populer dan menjadi buku kedokteran pegangan di seluruh dunia. Buku ini juga digunakan oleh para ilmuwan, dokter, fisioterapi dan siswa seluruh dunia. Baca lebih lanjut