Hampir Separuh Makanan Dunia Terbuang Sia-Sia

Sobat,  tahukah anda bahwa ada satu hal yang sangat dilarang dalam Islam ? Yakni: mubazir,  menyia-nyiakan sesuatu padahal sesuatu itu sebenarnya cukup besar manfaat yang dikandungnya.  Mubazir sebenarnya bisa menyangkut banyak hal,  tetapi  dalam keseharian mubazir  biasanya dikaitkan dengan sikap membuang dan atau menyia-nyiakan makanan.

kucinghitamjalanjalanblogspotcomMUBAZIRTerkait dengan ini,  ada satu artikel tulisan  Marc Lallanilla, Asisten Editor Life’s Little Mysteries,  yang memberikan informasi sangat mencengangkan,  bahwa ternyata masyarakat dunia terlalu hobi menyia-nyiakan (alias mubazir)  terahadap makanan.

Dalam sebuah dunia di mana jurang antara si miskin dan si kaya semakin melebar setiap hari, sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa setengah makanan di dunia terbuang tanpa dikonsumsi. Hasil penelitian British Institution of Mechanical Engineers mengklaim, 30-50 persen semua biji-bijian, buah-buahan, sayuran dan daging yang dihasilkan setiap tahun terbuang sia-sia, demikian dilaporkan Guardian.

Jumlah ini hampir 2 miliar metrik ton (2,2 miliar ton) dari makanan layak konsumsi seluruh dunia yang terbuang di tempat sampah, menurut laporan IMechE, berjudul “Global Food: Waste Not, Want Not.”

“Jumlah makanan yang terbuang dan hilang di seluruh dunia sangat mengejutkan,” kata Tim Fox, kepala energi dan lingkungan di IMechE, kepada Guardian. “Ini juga menyia-nyiakan sumber daya lahan, air dan energi yang digunakan dalam produksi, pengolahan dan distribusi makanan ini.”

Bagian dari masalah: harapan konsumen akan produk yang sempurna, menurut CNN.com. Akibatnya, hingga 30 persen dari tanaman sayuran Inggris bahkan tidak pernah dipanen. Dan orang Amerika juga menyia-nyiakan makanan mereka. Penelitian yang dirinci pada 2009 dalam jurnal “PLoS ONE” menunjukkan makanan yang terbuang per orang di Amerika Serikat melonjak 50 persen sejak 1974.

Bahkan di negara-negara berkembang, makanan yang terbuang menjadi endemik, tapi bukan karena konsumen menolaknya. Di daerah seperti sub-Sahara Afrika dan Asia Tenggara, makanan dibuang sebagian besar karena pembusukan yang disebabkan oleh masalah pengiriman dan infrastruktur penyimpanan, menurut laporan IMechE.

Saat populasi dunia menuju angka 8 miliar, kekhawatiran bukan hanya pada makanan tetapi sumber daya yang terbatas untuk memproduksi itu: “Sekitar 550 miliar meter kubik [145 triliun galon] air terbuang secara global untuk tanaman yang tidak digunakan konsumen,” Guardian melaporkan.

Pemasar mengatakan sebagian disebabkan karena kedaluwarsa yang singkat mengakibatkan makanan yang sangat baik harus dibuang, dan bonus makanan yang ditawarkan mendorong konsumen untuk membeli makanan lebih banyak dari yang mereka dapat konsumsi secara realistis.

Laporan IMechE merekomendasikan perbaikan infrastruktur di negara-negara berkembang, dan perubahan kebijakan retail yang mendorong terjadinya pembuangan makanan, sebagai cara praktis untuk mengurangi pembuangan makan.  Sumber:  | Yahoo! News

Sobat,  sekali lagi perlu ditandaskan bahwa sikap mubazir sungguh mendapat kecaman dari Islam,  yang bahkan para pelakunya disebut sebagai saudaranya setan (innal mubazziriina kaanuu ikhwaanasy syayaatin),  padahal setan itu sangat ingkar pada tuhannya (wa kaanasy syaithoona lirobbihi kafuuro).

Sumber foto: Kucinghitamjalanjalan. blogspot.com

2 responses to this post.

  1. Tulisan yang bagus mas. Saya minta izin ambil fotonya ya untuk membuat tulisan dengan judul yang sama di blog saya.
    http://masloho.blogspot.com/2014/12/mubazir.html

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: