8 Muslim Ini Pernah ke Antariksa

Sobat,   dalam al Qur’an  surat Arrahman disebutkan : “yaa ma’sarol jinni wal insi inistatho’tum an tanfudluu min aqthooris samaawaati wal ardli  fanfudluu  laa tanfudluuna illlaa bi sulthoon: wahai segenap jin dan manusia,  jika   kalian ingin menerobos lapisan langit dan bumi,  maka teroboslah.  Kalian tidak bisa menerobosnya melainkan dengan ilmu pengetahuan/kekuasaan”.   Inti ayat yang telah turun sejak hampir 15 abad lampau itu adalah bahwa: (1).  menerobos langit dan bumi adalah sesuatu yang sangat dimungkinkan,  (2).  penerobosan hanya bisa dilakukan dengan ilmu pengetahuan.   Sobat,  meski umat Islam telah tahu ayat itu sejak belasan abad silam,  tapi yang berhasil melakukan terobosan pertama (kecuali Mi’roj Nabi SAW) lengkap dengan kemampuan teknologi canggihnya justru adalah non Muslim,  yakni : Neil Amstrong dan Gagarin.

Tapi,  tahukah sobat bahwa meskipun teknologi ruang angkasa dikuasai oleh kaum non Muslim,  untung saja masih ada orang Islam yang “diajak” mengangkasa dalam rangka mengkaji hasil ciptaanNya ? Siapakah orang-orang Islam yang menjadi astronot maupun turis antariksa telah mengangkasa?  Hingga saat ini, sudah ada 8 orang muslim yang pergi ke antariksa baik bersama misi Rusia maupun Amerika Serikat. Siapa saja mereka? Berikut saya kutipkan  daftarnya.

8 Muslim Ini Pernah ke AntariksaSultan Salman Al Saud

Sultan Salman Al Saud adalah mantan pilot Royal Saudi Air Force. Ia terbang ke antariksa dalam misi STS-51-G dengan pesawat antariksa Discovery. Ia menjalankan misi dari 17 – 24 Juni 1985. Sultan Salman Al Saud menjadi muslim pertama yang pergi ke antariksa. Ia pun memecahkan rekor sebagai orang termuda yang pernah ke antariksa, yakni pada usia 28 tahun. Saat ke antariksa, Sultan Salman Al Saud bertugas menjadi payload specialist. Ia tergabung dalam tim beranggotakan 7 astronot, merepresentasikan Arab Satellite Comminucation Organization dalam memasang satelitnya, ARABSAT 1-B.

Muhammed Faris

Muhammed Faris adalah orang Syria pertama yang berhasil ke antariksa. Ia sebelumnya adalah pilot pada Syrian Air Force sebelum terpilih untuk berpartisipasi dalam program penerbangan antariksa Intercosmos. Muhammed Faris terbang ke antariksa dalam misi Mir EP-1 dengan Soyuz TM-3 ke Stasiun Luar Angkasa Mir pada bulan Juli 1987. Ia menghabiskan 7 hari dan 23 jam di antariksa sebelum akhirnya pulang dengan misi Soyuz TM-2.

Musa Maranov

Musa Maranov adalah seorang kolonel di Soviet Air Force. Ia lulus dari Moscos Aviation Institute sebelum akhirnya terlipih sebagai kosmonot pada 1 Desember 1978. Musa Maranov terlibat dalam 2 misi antariksa, tercatat sebagai salah satu astronot yang menghabiskan waktu terlama di antariksa, dan pernah melaksanakan 20 kali misi spacewalk.Misi pertama Musa Maranov berlangsung 21 Desember 1987 hingga 21 Desember 1988, berlangsung selama 365 hari dan 22 jam. Sementara misi keduanya berlangsung 2 Desember 1990 hingga 26 Mei 1995, berlangsung selama 175 hari dan 1 jam.

Abdul Ahad Mohmand

Abdul Ahad Mohmand adalah mantan anggota Afghan Air Force. Ia terbang ke antariksa bersama misi Mir-EP 3 dengan Soyuz TM-6 pada 29 Agustus 1988, menjalankan misi 9 hari di Stasiun Luar Angkasa Mir. Selama di antariksa, Abdul Ahad Mohmand menjalankan beberapa eksperimen serta memotret negaranya dari antariksa dan membuatkan teh Afganistan bagi seluruh kru astronot.

Toktar Aubakirov

Toktak Aubakirov berasal dari Kazakhstan. Ia menjalankan misi ke antariksa bersama misi Soyuz TM-13 pada 2 Oktober 1991. Ia menghabiskan waktu sekitar 8 hari di antariksa.

Talgat Musabayev

Talgat Musabayev terlibat tiga misi ke antariksa, pada misi Mir EO-16 dengan penerbangan Soyuz TM-19, misi Mir EO-25 dengan penerbangan Soyuz TM-27 dan misi ISS EP-1. Total hari yang dihabiskan Aubakirov di antariksa mencapai 341 hari. Dalam misi terakhirnya, ia juga membawa turis angkasa pertama, Dennis Tito.

Shalizan Sharipov

Shalizan Sharipov adalah investigator proyek Advanced Doagnostic Ultrasound in Microgravity. Ia telah dua kali pergi ke antariksa dan menjalankan dua misi spacewalk.Misi pertama Sharipov ke luar angkasa adalah membawa sejumlah 8000 pound alat eksperimen bersama misi STS-89 dengan pesawat ulang alik Endeavour. Misi ini berlangsung selama 8 hari sejak 22 – 31 Januari 1998.

Sementara, misi keduanya adalah bersama Expedition 10 ke International Space Station (ISS) dengan Soyuz TMA-5. Misi berlangsung selama 192 hari sejak peluncuran dari Baikonur Cosmodrome pada 14 Oktober 2004.

Pada misi kedua, Sharipov bertugas mendukung fungsional dari ISS. Ia juga melaksanakan beberapa penelitian termasuk ekologi Bumi dari antariksa.

Anousheh Ansari

Anousheh Ansari adalah orang Iran pertama sekaligus seorang muslimah (wanita muslim) pertama yang pergi ke antariksa. Ia terbang sebagai turis antariksa dengan Soyuz TMA-9 pada 18 September 2006.Selama di antariksa, Ansari menjalankan beberapa eksperimen seperti mekanisme di balik anemia, bagaimana perubahan otot memengaruhi sakit punggung dan dampak radiasi pada kru ISS dan mikroorganisme yang hidup di tubuh pada kru.

Sheikh Muszaphar Sukhor

Sheikh Muszaphar Sukhor adalah orang Malaysia pertama yang terbang ke antariksa. Ia terbang dengan Soyuz TMA-11 pada 10 Oktober 2007.Sheikh Muszaphar Sukhor terbang ke antariksa atas kerjasama dengan Rusia dalam program Angkasawan, setelah malaysia membeli banyak pesawat Rusia, Sukhoi Su-30.Di antariksa, Sheikh Muszaphar Sukhor melakukan beberapa eksperimen seperti pertumbuhan kanker hati dan leukimia serta kristalisasi beragam protein dan mikroba.

Sumber: Tribunnews.com/Rabu, 10 Juli 2013

One response to this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: