Keluasan bahasa Arab menjelaskan satu kata “CINTA”

Sobat,  tahukah sobat,  cinta (love)  dalam bahasa Arab ternyata tidak hanya bermakna tunggal.  Ia memiliki banyak istilah sesuai dengan derajad kedalaman dan bentuk ekpresi  dari rasa cinta (love).   Hal ini persis seperti yang berhasil diungkapkan dan atau diuraikan seorang ulama Islam bernama Ibnu Qayyim Al Jauzi.

Sobat,   Ibnu Qayyim Al Jauziy rahimahullah dalam kitabnya Dzamm Al Hawa menjelaskan peringkat dan makna cinta serta kosakata yang menggambarkannya.

 Pandangan mata atau berita yang didengar bisa melahirkan rasa senang disebut ‘Aliqa

Apabila melebihinya sehingga terbetik untuk mendekat maka dinamai Mail

Dan bila keinginan itu mencapai tingkat kehendak untuk menguasainya maka dinamai Mawaddah

bila seseorang bersedia berkorban atau membahayakan dirinya demi kekaksihnya dinamakan Al ‘Isyq

Sedangkan jika cinta telah memenuhi hati seseorang sehingga tidak ada lagi tempat bagi yang lain maka dinamakan at tatayum

Jika ia tidak lagi dapat menguasai dirinya atau tidak mampu lagi berpikir membedakan sesuatu akibat cinta maka keadaan ini dinamai Walih

Sebenarnya masih banyak kosakata (CINTA) dalam bahasa ‘arab kurang lebih saya dapat sekitar 50 dari kamus bahasa ‘arab

  • 1.Al-Mahabbah (Kasih sayang)
  • 2. Al-Alaqah (Cinta, Hubungan, Segumpal darah)
  • 3. Al-Hawa (Hasrat, Nafsu, Keinginan)
  • 4. Ash-Shabwah (Kerinduan)
  • 5. Ash-Shababah (Kerinduan yang halus)
  • 6. Ash-Syaghaf (Cinta yang mendalam)
  • 7. Al-Miqatu (Cinta)
  • 8. Al-Wajdu (Cinta yang disertai rasa sedih)
  • 9. Al-Kalaf (Cinta yang mendalam)
  • 10. At-Tatayyum (Penghambaan)
  • 11. Al-‘Isyqu (Cinta yang meluap-luap)
  • 12. Al-Jawa (Cinta yang membara)
  • 13. Ad-Danafu (Sakit karena cinta)
  • 14. Asy-Syajwu (Cinta yang berakhir dengan kegelisahan atau kesedihan)
  • 15. Asy-Syauqu (Rindu)
  • 16. Al-Khilabah (Cinta yang mengecoh)
  • 17. Al-Balabil (Yang gelisah)
  • 18. At-Tabarih (Cinta yang memuncak)
  • 19. As-Sadam (Cinta yang berakhir dengan sesal dan rasa sedih)
  • 20. Al-Ghamarat (Bodoh, lalai dan mabuk)
  • 21. Al-Wahl (Takut, gemetar)
  • 22. Asy-Syajanu (Membutuhkan)
  • 23. Al-La’iju (Hangus, terbakar)
  • 24. Al-Ikti’ab (Merana karena sedih)
  • 25. Al-Washabu (Derita Cinta)
  • 26. Al-Hazanu (Kesedihan)
  • 27. Al-Kamadu (Kesedihan yang terpendam dalam hati)
  • 28. Al-Ladz’u (Terbakar api)
  • 29. Al-Huraqu (Gejala cinta)
  • 30. As-Suhdu (Sulit tidur)
  • 31. Al-Araqu (Tidak dapat tidur)
  • 32. Al-Lahfu (Sedih)
  • 33. Al-Hanin (Kerinduan, Belas kasih)
  • 34. Al-Istikanah (Tunduk, Menyerah)
  • 35. At-Tabbalah (Derita cinta)
  • 36. Al-Lau’ah (Terbakar kerinduan)
  • 37. Al-Futun (Cobaan, Ujian)
  • 38. Al-Junun (Gila, Tidak waras)
  • 39. Al-Lamamu (Setengah gila)
  • 40. Al-Khablu (Binasa)
  • 41. Ar-Rasis (Teguh, Tegar)
  • 42. Ad-Da’ul Mukhamir (Penyakit yang merasuk)
  • 43. Al-Wuddu (Kasih yang tulus)
  • 44. Al-Khullah (Satu cinta)
  • 45. Al-Khilmu (Sahabat)
  • 46. Al-Gharam (Cinta yang dibutuhkan)
  • 47. Al-Huyam (Sangat dahaga)
  • 48. At-Tadliyah (Gila, Linglung)
  • 49. Al-Walahu (Tidak waras dan bingung)
  • 50. At-Ta’abbud (Penghambaan)

Sumber :

http://sunniy.wordpress.com/category/risalah-sunniy/syair/

http://alatsar.wordpress.com/2007/02/27/syair-arab/

Gambar: santi.blogdetik.com

One response to this post.

  1. Reblogged this on Laila Maghfirah.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: