Archive for November, 2013

Lo Siaw Ging: Dokter Tanpa Tarif

Sobat,  berikut saya kutipkan “kisah” seorang dokter yang mengabdikan ilmunya untuk masyarakat  tanpa berorientasi pada bayaran.  Semoga kisah ini dapat diambil hikmahnya oleh para dokter lain.  Semoga.

Nama lengkapnya Lo Siaw Ging, namun ia lebih dikenal dengan panggilan dokter Lo. Di Solo, Jawa Tengah, dokter keturunan Tionghoa berusia 78 tahun ini populer bukan hanya karena diagnosa dan obat yang diberikannya selalu tepat, tapi juga karena ia tidak pernah meminta bayaran dari pasiennya. Setiap hari, kecuali Minggu, puluhan pasien antre di ruang tunggu prakteknya. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai tukang becak, pedagang kaki lima, buruh pabrik, karyawan swasta, pegawai negeri, hingga pengusaha. Pasiennya tidak hanya datang dari Solo, tetapi juga kota-kota di sekitarnya, seperti Sukoharjo, Sragen, Karanganyar, Boyolali, Klaten, dan Wonogiri.http://solografi.files.wordpress.com/2013/11/foto-dokter-lo11.jpg

Dokter Lo menjadi istimewa karena tidak pernah memasang tarif. Ia juga tak pernah membedakan pasien kaya dan miskin. Ia justru marah jika ada pasien yang menanyakan ongkos periksa padahal ia tidak punya uang. Bahkan, selain membebaskan biaya periksa, tak jarang Lo juga membantu pasien yang tidak mampu menebus resep. Ia akan menuliskan resep dan meminta pasien mengambil obat ke apotek tanpa harus membayar. Pada setiap akhir bulan, pihak apotek yang akan menagih harga obat kepada sang dokter. Perlakuan ini bukan hanya untuk pasien yang periksa di tempat prakteknya, tapi juga untuk pasien-pasien rawat inap di rumah sakit tempatnya bekerja, RS Kasih Ibu. Alhasil, Lo harus membayar tagihan resep antara Rp 8 juta hingga Rp 10 juta setiap bulan. Jika biaya perawatan pasien cukup besar, misalnya, harus menjalani operasi, Lo tidak menyerah. Ia akan turun sendiri untuk mencari donatur. Bukan sembarang donatur, sebab hanya donatur yang bersedia tidak disebutkan namanya yang akan didatangi Lo. “Beruntung masih banyak yang percaya dengan saya, ” kata dia. Baca lebih lanjut

Iklan

Hidup Anda Selalu Kekurangan? Ini Dia Tips Mendadak Berkecukupan Ala Imam Syafi’i

Sobat,  berikut saya kutipkan sebuah tulisan tentang kunci hidup agar selalu merasa berkecukupan.  Semoga dapat diambil hikmahnya.

Seseorang datang kepada Imam Syafi’i mengadukan tentang kesempitan hidup yang ia alami. Dia memberi tahukan bahwa ia bekerja sebagai orang upahan dengan gaji 5 dirham. Dan gaji itu tidak mencukupinya.  Namun anehnya, Imam Syafi’i justru menyuruh dia untuk menemui orang yang mengupahnya supaya mengurangi gajinya menjadi 4 dirham. Orang itu pergi melaksanakan perintah Imam Syafi’i sekalipun ia tidak paham apa maksud dari perintah itu.  Setelah berlalu beberapa lama orang itu datang lagi kepada Imam Syafi’i mengadukan tentang kehidupannya yang tidak ada kemajuan. Lalu Imam Syafi’i memerintahkannya untuk kembali menemui orang yang mengupahnya dan minta untuk mengurangi lagi gajinya menjadi 3 dirham. Orang itupun pergi melaksanakan anjuran Imam Syafi’i dengan perasaan sangat heran.

Setelah berlalu sekian hari orang itu kembali lagi menemui Imam Syafi’i dan berterima kasih atas nasehatnya. Ia menceritakan bahwa uang 3 dirham justru bisa menutupi seluruh kebutuhan hidupnya, bahkan hidupnya menjadi lapang. Ia menanyakan apa rahasia di balik itu semua? Imam Syafi’i menjelaskan bahwa pekerjaan yang ia jalani itu tidak berhak mendapatkan upah lebih dari 3 dirham. Dan kelebihan 2 dirham itu telah mencabut keberkahan harta yang ia miliki ketika tercambur dengannya. Lalu Imam Syafi’i membacakan sebuah sya’ir:

 

جمع الحرام على الحلال ليكثره
دخل الحرام على الحلال فبعثره

 

Dia kumpulkan yang haram dengan yang halal supaya ia menjadi banyak.

 

Yang harampun masuk ke dalam yang halal lalu ia merusaknya. Baca lebih lanjut

Arti Bekerja Lembur ?

Sobat,  berikut saya kutipkan sebuah pendapat dari  Dr. Abdul Kalam tentang arti : kebiasaan bekerja lembur di kantor. Dr Abdul Kalam setahu saya adalah Bapak Nuklir India.  Bahkan, karena kontribusinya yang luar biasa bagi  “pembangunan” India,  maka meskipun seorang muslim,  ia sempat dipilih menjadi presiden India.  Semoga kutipan super singkat ini dapat diambil hikmahnya.

Catatan Kuliah Budaya Emha Ainun Nadjib di PPI: Supremasi Keadilan atau Hukum?

asepsaepulbahriwordpresscomMUHASABAHSobat,  berikut saya kutipkan catatan kuliah budaya dari Emha Ainun Najib.  Semoga substansi dari omongan  Cak Nun ini dapat dipetik hikmah oleh siapa saja yang mau mencerna.  amin.
Jumat 1 November 2013, Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) mengundang Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) menjadi narasumber tunggal dalam kuliah budaya yang mengangkat tema  ‘Supremasi Keadilan atau Hukum?’. Bertempat di Rumah Pergerakan, kuliah ini dimulai dari pukul 14.00 dan berlangsung selama 2,5 jam. Anas Urbaningrum selaku tuan rumah memberikan sambutan dan mempersilahkan seluruh yang hadir untuk menggali ilmu sebanyak-banyaknya dari Cak Nun.
“Alasan saya datang ke sini sederhana saja,” ungkap Cak Nun, “Sejak diberi gelar baru oleh KPK Anas sudah dua kali berkunjung ke rumah saya, maka inilah saatnya saya membalas kunjungannya. Saya tidak ada urusan dengan Anas bersalah atau tidak karena saya bukan petugas hukum. Saya hanya memenuhi kewajiban sebagai manusia untuk menemani orang yang sedang sedih hatinya. Kalaupun memang harus dihubungkan dengan hukum dan politik, saya ke sini untuk mendorong Anas agar menjadi pejuang hukum yang baik – sebagaimana yang selalu saya katakan pula kepada KPK.”
“Ini kuliah budaya. Kalau ada wartawan tolong jangan menunggu political statement saya karena saya tidak berpolitik dan saya melihat tidak boleh ada politisi Indonesia yang boleh masuk dalam pikiran saya – apalagi dalam hati saya – karena syarat rukunnya tidak terpenuhi sama sekali.” Baca lebih lanjut

Jika Pesawat Delay

Sobat,  perlu anda tahu bahwa  jika anda hendak naik pesawat,  dan ternyata penerbangan kena delay alias terbang terlambat, sebaiknya anda jangan marah.  Sebab apapun kemarahan  anda justru anda yang akan rugi sendiri,  karena hakekatnya tidak akan mengubah situasi.  Apalagi jika sampai anda melakukan kekerasan (verbal apalagi menampar) pada pegawai maskapai,   maka anda lah yang justru akan diperkarakan alias dipolisikan.  Perlu anda pahami bahwa pegawai maskai hanyalah pekerja,  bukan pembuat kebijakan,  sehingga sangat mustahil dia bisa mengubah situasi.  Maksimal dia hanya bisa memberi sedikit penjelasan,  dan sangat mungkin tidak akan memuaskan.

Hal yang lebih penting anda lakukan adalah: Pastikan bahwa hak Anda sebagai penumpang terpenuhi,  akibat penundaan penerbangan.  Nah,  apa saja hak-hak konsumen yang dirugikan ?  berikut saya kutipkan sebuah informasi tentang hak anda atas maskapai yang menunda penerbangan.  Semoga bermanfaat.

Sumber: Antyo R./ Yahoo Indonesia/13:41 WIB – Rabu, 3 Juli 2013

Bahaya Meninggalkan Shalat

Shobat,  anda mungkin sudah tahu bahwa dalam Islam,  sholat merupakan tiang agama (Islam) bagi dirinya,  maka barang siapa yang mendirikan shalat maka ia telah menegakkan agama,  dan barang siapa meninggalkannya maka ia telah meruntuhkan agama = assholaatu ‘imaaduddin fa man aqoomahaa fa qod aqoomad diin  wa man tarookahaa  fa qod hadaamaddiin.  Terkait dengan arti penting shalat bagi setiap orang yang mengaku Islam,  berikut saya kutipkan artikel dari ustadz Yusuf Mansur tentang bahaya meninggalkan shalat,  yang saya dapatkan dari facebook. Semoga tulisan ini bisa menjadi wasiat untuk hidup kita.  amin…

1 KALI MENINGGALKAN SHOLAT = 28.800.000 HARI ,DI NERAKA

Dalam suatu hadits dikatakan: Rasulullah saw. bersabda” Barang siapa meninggalkan sholat hingga lewat waktunya, lalu ia mengqadhanya, maka ia akan disiksa di neraka selama satu huqub. Satu huqup sama dengan delapan puluh tahun dan satu tahun terdiri dari 360 hari, dan ukuran sehari (di akhirat) adalah seribu tahun (di dunia) (dari hitungan ini satu huqup sama dengan 28.800.000 tahun.” (Majaalisil-abraar)

Dari segi bahasa, huqub artinya waktu yang sangat panjang. Tetapi menurut kebanyakan hadits, huqub artinya masa di atas delapan puluh tahun. Demikian perhitungan yang di tulis dalam Durrul-Mantsur berdasarkan beberapa riwayat. Ali r.a. pernah bertanya kepada Hilal Hijri rah.a., “Berapa lamakah satu huqub itu?”Hilal Hijri rah.. menjawab, “satu huqub adalah delapan puluh tahun, dan setahun itu dua belas bulan, dan setiap bulannya terdiri dari tiga puluh hari, dan setiap harinya sama dengan seribu tahun.”

Abdullah bin Mas’ud r.a meriwayatkan dengan shahih bahwa satu huqub adalah delapan puluh tahun. Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah saw bersabda, “satu huqup adalah delapan puluh tahun, dan satu tahun terdiri dari 360 hari, dan satu hari di akhirat sama dengan seribu tahun perhitungan di dunia ini.” Juga diriwayatkan oleh Abdullah bin Uma r.huma, ia berkata, “Hendaknya seseorang tidak merasa tenang bahwa sengan adanya iman, suatu saat psti keluar dari neraka. Memang, setelh di bakar 28.800.000 tahun ia akan keluar, dengan catatan, tidak ada hal lain yang membuatnya tinggal lebih lama di neraka. Masih banyak lagi tentang riwayat satu huqub tesebut. Mungkin bergantung pada keadaan orangnya, bisa berkurang atau bertambah.” Baca lebih lanjut

Sabun Toilet Umum Lebih Kotor dari Air WC

Sobat, pernahkah anda menggunakan sabun yang disediakan di toilet umum  atau setidaknya di toilet kantor anda ? Tentu dengan memakai sabun yang tersedia,  anda berharap akan mendapat kebersihan darinya.  Ternyata,  dari hasil penelitian yang anda dapatkan justru sebaliknya,  bukan bersih tetapi justru malah kotor,  sebab sabun umum yang disediakan (apalagi sabun batangan)  lebih kotor dibandingkan airnya. Apa dan bagaimana hasil penelitian itu,  berikut artikelnya.

Sobat,  Semua orang seharusnya mencuci tangan mereka setelah menggunakan kamar kecil, bukan? Namun, sebuah tim dari para ilmuwan mengatakan praktik mencuci tangan itu mungkin tidak sebersih yang kita pikirkan – itu dikarenakan 25 persen sabun tangan di toilet umum mungkin kotor – bahkan  lebih terkontaminasi dibanding air toilet.

The Cleveland Plain Dealer melaporkan bahwa pakar mikrobiologi di GOJO Industries mengatakan bahwa sabun yang terkontaminasi sering kali mengandung banyak kotoran yang membuat tangan Anda lebih kotor dibanding sebelum Anda membersihkannya. GOJO mengatakan ada begitu banyak bakteri dalam sabun itu yang bisa menyebar saat bersentuhan dengan tangan sehingga bisa menimbulkan muntah-muntah, demam, diare atau sakit mata.  Baca lebih lanjut