Oli, Elemen Penting Mobil Matic (artikel 2)

Sobat,  sekedar tahu,  berikut saya kutipkan lagi  artikel  tentang mobil matic  semoga bermanfaat.

Bagi Anda pengguna mobil bertransmsisi otomatis, mungkin sering mencium bau tak sedap ketika berkendara. Padahal pengharum ruangan sudah terpasang. Rasa khwatir pun muncul, jangan-jangan bau gosong itu merupakan indikasi kebakaran.

Menurut Yonet, mekanik Rama Motor di Sidoarjo, Jawa Timur, aroma geseng itu muncul jika suplai oli semakin berkurang. Padahal, transmisi otomatis sangat bergantung pada kualitas oli. Sebab, transmisi bekerja berdasarkan tekanan fluida dari oli yang diatur secara elektrikal. Kondisinya oli yang tidak bagus, pada akhirnya berpengaruh pada performa kendaraan.

“Oli pada mesin mobil matic mempunyai batasan tertentu,” kata dia saat diwawancarai Plasadana.com untuk Yahoo Indonesia, Ahad, 8 Juni 2014. “Indikasi lain, mobil terasa berat ketika dikendarai.”

Yonet mengatakan, bau gosong pada kendaraan otomatis jarang terjadi pada mobil manual. Sebab kendaraan non-matic memakai kampas kering. Berbeda dengan mobil matic yang menggunakan kampas basah dan mendapatkan suplai oli.

“Mobil matic diatur oleh rotasi per menit atau RPM, jadi baru bisa jalan setelah digas kencang. Sementara mobil manual menggunakan persneling,” katanya.

Untuk penggantian oli, Yonet menyarankan si empunya mobil agar lebih teliti. Terutama pada angka jarak tempuh. Jika kendaraan baru melaju sejauh 20 ribu kilometer, ia berpendapat agar oli tidak diganti dahulu. Sebab jaraknya yang masih pendek tak akan berefek banyak. Sehingga bau gosong bisa saja tetap muncul.

“Pergantian oli di mobil matic yang normal dilakukan setelah jarak tempuh sekitar 40 ribu-50 ribu kilometer,” kata da.

Bagi mobil yang telah berjalan hingga 50 ribu kilometer, Yonet mengisyaratkan pergantian oli sekitar delapan hingga sepuluh liter. Pemilik kendaraan pun harus mengecek jenis oli yang akan dipakai. Apakah cocok dengan mobil matic atau tidak. “Jika tidak cocok, akan berdampak pada operasi mesin mobil matic saat dikendarai,” ujarnya.

Sumber:  Nasir/

Gambar: forpico.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: