Sisakan Relung Hatimu untuk Kecewa

Sobat,  berikut saya kutipkan tulisan singkat dari Jamil Alzaini terkait dengan terpilih  dan  dilantiknya Jokowi sebagai presiden.  Semoga bermanfaat.

Pelantikan presiden yang dilanjutkan oleh “pesta rakyat” telah usai. Sengaja saya tidak menonton TV yang konon banyak memberitakan acara itu karena bagi saya itu bukan “pesta rakyat”. Rakyat Indonesia Indonesia itu lebih dari 250 juta sementara yang pesta tak lebih dari satu persennya. Saya memilih mendoakan pak Jokowi dan pak Jusuf Kalla.

Saya lebih memilih mendoakan pemimpin baru ini karena saya teringat ucapan Al-Imam Fudhail bin Iyad (dalam Syarhus Sunnah, 113-114, Maktabah Dar Al-Minhaj) yang berkata, “Seandainya aku memiliki doa yang mustajab, maka aku akan tujukan doa tersebut pada pemimpin.”

Lalu, ditanyakan kepada beliau, “Jelaskan kepada kami wahai Abu Ali [Fudhail bin Iyadh] tentang hal ini.”

Ia menjawab, “Jika aku tujukan doa tersebut pada diriku saja, maka itu hanya bermanfaat untukku. Namun jika aku tujukan untuk pemimpinku, maka ia akan baik, dan rakyat serta negara pun akan menjadi baik dengan sebab kebaikannya.”

Daripada memuja berlebihan lebih baik berkirim doa. Kita memang tak boleh memuja berlebihan pemimpin dan orang yang kita kagumi. Mereka manusia biasa yang terkadang salah, lupa dan alpa. Sisakanlah relung hati kita untuk kecewa bila suatu saat orang yang kita kagumi tidak sesuai harapan. Saya sangat yakin, mengingat tradisi kepimpinan di Indonesia dan sistem politik yang berlaku di Indonesia, Jokowi pun tak akan bisa memuaskan semua pemujanya.

Respect dan menghormati orang yang kita kagumi itu memang wajib, tetapi memuja berlebihan itu tak baik bahkan dilarang oleh agama. Karena itu penting bagi kita menyisakan relung hati kecewa untuk orang yang kita kagumi. Termasuk bagi Anda yang mengagumi saya, sisakanlah relung hati untuk kecewa dengan saya.

Saya senang beberapa orang sudah kecewa dengan saya. Ini menunjukkan bahwa saya manusia biasa. Mereka berkirim email atau pesan pribadi via Facebook dan mengungkapkan bahwa sangat mengagumi saya setelah menyaksikan saya di acara Kick Andy di Metro TV. Mereka kemudian meminta bantuan kepada saya puluhan juta rupiah, dan saya tidak membantunya. Mereka sangat kecewa dan marah bahkan ada yang mencaci saya.

Sekali lagi, sisakanlah relung hati untuk kecewa kepada sesama manusia yang kita cintai. Dan sebelum Anda memuja berlebihan kepada orang lain, ingatlah pesan Nabi: Seseorang akan bersama dengan orang yang dicintainya. Cintai dan kagumilah orang yang prospek atau peluang masuk surganya besar dengan harapan kita ikut bersamanya.

Sumber: 21/10/2014/

Gambar:pngframe.com, zackyforyou.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: