Posts Tagged ‘cinta’

Memahami Makna Zuhud

Image result for zuhud ibnu qayyimZuhud adalah dasar sufisme, sehingga untuk menjadi sufi, harus menjalani zuhud yakni melepaskan kesenangannya pada benda yang memberi kenikmatan duniawi, yang diyakini sebagai pangkal segala bencana. Adapun bencana terbesar bagi setiap sufi adalah ketika mereka tak dapat mendekati dan bersatu dengan Tuhan. Umumnya Zuhud dipahami sebagai sikap hidup meninggalkan duniawi, membekali diri hanya untuk mengejar kebahagiaan akhirat. Jangankan peduli pada urusan duniawi orang lain, untuk kebutuhan hidupnya sendiri terkadang tak terlalu peduli.

Bagi Al Junaid Al Baghdadi, pemahaman tersebut tidak tepat, sebab sikap zuhud demikian justru hanya menyebabkan si sufi dan orang lain (keluarganya) pada kondisi tak menggembirakan. Bagi Al-Junayd, “Seorang sufi tak seharusnya hanya berdiam diri di masjid dan berzikir tanpa bekerja, sehingga kehidupannya menggantungkan diri hanya pada pemberian orang lain. Sifat-sifat seperti itu sangat tercela. Seorang sufi harus tetap bekerja keras untuk menopang kehidupannya sehari-hari, dan jika sudah mendapat nafkah, diharapkan mau membelanjakannya di jalan Allah SWT.” Konsep Zuhud dimaknai tetap berharta, namun tak terlalu mencintainya. Implementasi zuhud bukan meninggalkan kehidupan dunia, tetapi tak terlalu mementingkan duniawi. Sufi tetap wajib mencari nafkah untuk penghidupan diri dan keluarganya, adapun posisi zuhudnya terletak pada sikap tak merasa berat bersedekah pada kaum yang membutuhkan. Sufi seharusnya mengikuti Nabi saw, menjalani kehidupan seperti manusia biasa (menikah, berdagang) tetapi juga dermawan.  Semoga bermanfaat.***

NASEHAT UNTUK YANG MUDAH JATUH CINTA

Sobat,  berikut saya kutipkan sebuah artikel menarik  dari Alhabib Quraisy Baharun , yang insya Allah sangat berguna bagi orang-orang yang terlalu gampang mencinta.  Artikel ini arahnya adalah : Cinta pada lawan jenis. Namun,  secara substantif sebenarnya  bisa pula berlaku untuk  cinta pada  tokoh idola : artis atau  bahkan politisi yang didukung (dalam pileg-pilkada-pilpres) secara membuta.  Semoga tulisan  tersebut memberi hikmah dalam kehidupan kita.

Jadikanlah dirimu sebagai permata, berharga dan selalu ingin dijaga. Jangan seperti rumput, mudah didapat di posisikan dibawah telapak kaki untuk di injak.
Sebagai muslim dan muslimah kita sudah diajarkan Rasulullah,saw bagaimana menjadi pribadi yang mulia dan bisa di muliakan orang lain.
Begitu juga dalam hal ber-“Cinta” hendaknya kita menjaga, jangan sampai terjerumus dalam badai asmara yang di haramkan Allah Ta’ala. meskipun kita sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menjauhinya, setan selalu berusaha sekuat tenaga untuk mengaburkan pandangan dan akal sehat anda.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan dalam sebuah hadits:
الْمَرْأَةُ عَوْرَةٌ فَإِذَا خَرَجَتِ اسْتَشْرَفَهَا الشَّيْطَانُ. رواه الترمذي وغيره
“Wanita itu adalah aurat (harus ditutupi), bila ia ia keluar dari rumahnya, maka setan akan mengesankannya begitu cantik (di mata lelaki yang bukan mahramnya).” (HR At Tirmizi)
Makanya jelas, jika seseorang yang nafsunya sudah mengalahkan akal sehatnya, seperti Pepatah arab
حُبُّكَ الشَّيْءَ يُعْمِي وَيُصِمُّ
Cintamu kepada sesuatu, menjadikanmu buta dan tuli.
Saudaraku…
Jadi berhati-hatilah masalah hati (jatuh cinta), Jangan terperdaya bujuk rayu setan yang mengajakmu ke lembah haram.
Yahya bin Mu’az berkata: “Cinta karena Allah tidak akan bertambah hanya karena orang yang engkau cintai berbuat baik kepadamu, dan tidak akan berkurang karena ia berlaku kasar kepadamu.”
Hendaknya Cinta mu tumbuh bersemi karena adanya iman, amal sholeh dan akhlaq mulia, sehingga bila iman orang yang anda cintai tidak bertambah, maka cinta andapun tidak akan bertambah. Dan sebaliknya, bila iman orang yang anda cintai berkurang, maka cinta andapun turut berkurang. Anda cinta kepadanya bukan karena materi, pangkat kedudukan atau wajah yang rupawan, akan tetapi karena ia beriman dan berakhlaq mulia. Inilah cinta suci saudaraku dan cinta itu bisa didapat hanya dengan jalan Nikah.
“Semoga Allah mengirimkan hamba-hamba-Nya yang sholeh dan sholehah. Dan menjaga kita dari hal-hal yang dimurkai-Nya. Serta memberikan cinta kepada orang-orang yang dihalalkan Allah,sesuai syar’iat.”
Aamiin Ya Rabbal ‘Aalamiin..

Keluasan bahasa Arab menjelaskan satu kata “CINTA”

Sobat,  tahukah sobat,  cinta (love)  dalam bahasa Arab ternyata tidak hanya bermakna tunggal.  Ia memiliki banyak istilah sesuai dengan derajad kedalaman dan bentuk ekpresi  dari rasa cinta (love).   Hal ini persis seperti yang berhasil diungkapkan dan atau diuraikan seorang ulama Islam bernama Ibnu Qayyim Al Jauzi.

Sobat,   Ibnu Qayyim Al Jauziy rahimahullah dalam kitabnya Dzamm Al Hawa menjelaskan peringkat dan makna cinta serta kosakata yang menggambarkannya.

 Pandangan mata atau berita yang didengar bisa melahirkan rasa senang disebut ‘Aliqa

Apabila melebihinya sehingga terbetik untuk mendekat maka dinamai Mail

Dan bila keinginan itu mencapai tingkat kehendak untuk menguasainya maka dinamai Mawaddah

bila seseorang bersedia berkorban atau membahayakan dirinya demi kekaksihnya dinamakan Al ‘Isyq

Sedangkan jika cinta telah memenuhi hati seseorang sehingga tidak ada lagi tempat bagi yang lain maka dinamakan at tatayum

Jika ia tidak lagi dapat menguasai dirinya atau tidak mampu lagi berpikir membedakan sesuatu akibat cinta maka keadaan ini dinamai Walih Baca lebih lanjut

Indahnya Cinta, Kasih Sayang Kesetiaan

kasih sayang dan kesetiaanIa menyuapi makanan kepada istrinya setiap pagi ketika ia mengunjungi rumah perawatan khusus. Istrinya tidak mengenalinya selama 5 tahun karena menderita Alzheimers (Semacam penyakit Apoptosis pada sel-sel Otak, yang menyebabkan otak mengecil dan mengkerut).  Ketika suaminya ditanya, “Jika istrimu tidak mengenali siapa dirimu, kenapa engkau terus menjenguknya?” Suaminya pun tersenyum dan berkata, “Mungkin ia tidak mengenal siapa aku, tapi aku mengetahui siapa dirinya!”

Subhanallah..Sobat,   Semoga kita dapat memetik hikmah dari  foto dan tulisan singkat tentang    keagungan  dari arti “kasih sayang dan kesetiaan” yang saya nukilkan dari  mail list “tetangga” ini.  Amin….. Sumber: FP “Buah Hatiku“ .