Posts Tagged ‘kefakiran’

Pancaran hati

Iklan

Empat Wasiat Ali Bin Abi Thalib

Sobat,   berikut ini   saya kutipkan sebuah artikel yang ditulis Qibtiyah Mukti tentang empat wasiat Sayyidina Ali  karromallahu wajhahu.  Beliau ini adalah sepupu nabi SAW,  suami Sayyidatina Fatimah Azzahra binti Muhammad SAW,   Amirul Mu’minin ke 4 (tahun 657-667 M),  pemuda pertama yang masuk Islam. Nabi SAW  pernah bersabda tentang sosok  adiluhung ini: ana madiinatul ‘ilmi  wa ‘ali babuha:  saya kota ilmu dan Ali pintunya.  Dengan posisi sedemikian ini,  maka segala ilmu kebijakan dan kebajikan ada pada dirinya.  Semoga  sekelumit wasiat dari Sayyidina Ali ini dapat memberi hikmah  dalam kehidupan kita.

Sobat,  Sayyidina ‘Ali menyatakan: Ya Bunayya, ihfaż ‘anni arba’an wa arba’an la yadurruka ma ‘amilta ma’ahunna, aghna al-ghina al’aqlu, wa akbaru al-faqru al-hamqu, wa awhasyu al-wahsyati al-‘ajabu, wa akbaru al-hasabi husnu al-khuluqi.  Sayyidina Ali bin Abi Tholib,  mewasiatkan empat hal kepada putranya Hasan RA untuk senantiasa diingat dan dijadikan pegangan dalam kehidupannya.

Yang pertama adalah bahwa paling berharganya kekayaan adalah akal dan bukan harta benda ataupun yang lainnya. Karena dengan akal, manusia bisa mencapai apa yang menjadi keinginannya dan dengan akal pula manusia akan mendapatkan harta kekayaan atau bahkan kehormatan. Tanpa akal, manusia tidaklah berarti. Akal pulalah yang menjadi pembeda antara manusia dengan binatang. Baca lebih lanjut