Posts Tagged ‘kehidupan’

KEDERMAWAN YANG LUAS

Sobat berikut  saya kutipkan tulisan Sam Waskito  tentang kedermawanan,  yang semoga saja bisa diambil hikmahnya untuk kehidupan kita.Image result for kedermawanan

1. Seorang budak makan roti, di pinggir pagar sebuah kebun milik orang shalih di Madinah. Di hadapannya ada anjing memperhatikan dia makan.
2. Setiap budak itu makan, tak lupa dia melemparkan potongan roti ke anjing, sehingga dia ikut makan. Dia berbuat itu karena “rasa malu kepada Allah” kalau sampai makan sendirian.
3. Orang shalih pemilik kebun kagum melihat sikap budak itu. Lalu dia mendatangi pemilik budak, membelinya, lalu membebaskannya.
4. Sang budak sangat bersyukur kepada Allah atas nikmat kebebasan itu, lalu berterima kasih tulus kepada orang shalih tersebut.
5. Melihat sikapnya yang sopan dan bertauhid, orang shalih itu berkata: “Kebun ini aku serahkan padamu, wahai pemuda.”
6. Pemuda yang semula budak itu sangat bahagia, lalu dia berkata: “Engkau jadi saksinya Tuan, kebun ini sekarang aku waqafkan untuk kaum miskin di Madinah.”
7. Orang shalih tersebut kaget, baru diberi kebun kok sudah diwaqafkan. Dia bertanya, kenapa? “Aku malu kepada Allah, aku diberi nikmat banyak, tapi hatiku masih pelit.”
ITULAH sepenggal teladan tentang KEDERMAWANAN kaum Mukminin. Alhamdulillahi Rabbil ‘alamiin.

Gambar: Geophy palace.blogspot.com

Bapak Tua Penjual Amplop

Sobat,  berikut saya kutipkan artikel yang semoga  bisa diambil hikmahnya untuk kehidupan kita.

Setiap menuju ke Masjid Salman ITB untuk shalat Jumat, saya selalu melihat seorang bapak tua yang duduk terpekur di depan dagangannya. Dia menjual kertas amplop yang sudah dibungkus di dalam plastik. Sepintas barang jualannya itu terasa “aneh” di antara pedagang lain yang memenuhi pasar kaget di seputaran Jalan Ganesha setiap hari Jumat. Pedagang di pasar kaget umumnya berjualan makanan, pakaian, DVD bajakan, barang mainan anak, sepatu dan barang-barang asesori lainnya. Tentu agak aneh dia “nyempil” sendiri menjual amplop, barang yang tidak terlalu dibutuhkan pada zaman yang serba elektronis seperti saat ini. Masa kejayaan pengiriman surat secara konvensional sudah berlalu, namun bapak itu tetap menjual amplop. Mungkin bapak itu tidak mengikuti perkembangan zaman, apalagi perkembangan teknologi informasi yang serba cepat dan instan, sehingga dia pikir masih ada orang yang membutuhkan amplop untuk berkirim surat. Baca lebih lanjut

Arthur Ashe : Antara Sabar dan Syukur

Sobat,  berikut sebuah tulisan menarik yang terlalu bagus untuk di lewatkan.  Tulisan ini  saya kutip dari   grup anak sekolah teman saya.  Dari manapun asalnya yang pasti,  substansi dari tulisan ini  amat berharga,  bahkan mungkin bisa ditarik hikmahnya untuk kehidupan kita.

Sobat,   Arthur Ashe, pemain Wimbledon legendaris sekarat karena AIDS yg berasal dari darah yg terinfeksi virus ketika operasi jantung pada 1983. Dia menerima surat dari para penggemarnya, salah satu dari mereka ada yang menyampaikan:  “Mengapa Tuhan memilih Anda untuk mendapatkan penyakit yg buruk seperti ini??”

Terhadapnya, Arthur Ashe menjawab:
Lima puluh juta anak mulai bermain tenis,
Lima juta dari mereka belajar bagaimana bermain tenis,
Lima ratus ribu belajar tenis secara profesional,
Lima puluh ribu bertanding dalam turnamen,
Lima ribu mencapai Grand Slam,
Lima puluh mencapai Wimbledon,
Empat mencapai semifinal,
Dua mencapai final dan ketika saya menggenggam pialanya, saya tak pernah bertanya pada Tuhan, “Kenapa (harus) saya?”
Jadi ketika sekarang saya sakit, bagaimana bisa saya menanyakan kepada Tuhan, “Kenapa (harus) saya?”

Kebahagiaan membuatmu tetap manis.
Cobaan membuatmu kuat. Kesedihan membuatmu tetap menjadi manusia.
Kegagalan membuatmu tetap rendah hati.
Kesuksesan membuatmu tetap berpijar.
Namun, hanya iman yg membuatmu tetap melangkah.

Kadang engkau merasa tidak puas terhadap kehidupanmu sementara banyak orang di dunia ini memimpikan bisa hidup sepertimu.

Anak kecil di ladang memandang pesawat terbang di atasnya, dan memimpikan bisa terbang, tetapi sang pilot di pesawat itu memandang ladang di bawahnya dan memimpikan bisa pulang ke rumah.

Begitulah hidup.
Nikmatilah hidupmu.

Jika kekayaan adalah rahasia kebahagiaan, tentu orang-orang kaya akan menari-nari di jalanan.
Tapi? Hanya anak2 miskinlah yg melakukannya.𞮗

Jika kekuatan memang menjamin keamanan, tentu orang-orang penting akan berjalan tanpa pengawalan.
Tapi? Hanya mereka yg hidup sederhana yg bisa tidur nyenyak.

Jika kecantikan dan kepopuleran memang membawa kita pada hubungan yang ideal, tentu para selebriti pasti punya perkawinan yg terbaik.

Hiduplah sederhana
Berjalanlah dengan rendah hati.
Dan mencintailah dengan tulus

Sobat,  semoga bermanfaat

Baca lebih lanjut

Gendong Sang Sahabat yang Derita Penyakit Polio ke Sekolah Selama 3 Tahun

Sobat,  berikut saya kutipkan sebuah kisah  tentang tulusnya  persahabatan.Gadis Ini Gendong Sang Sahabat yang Derita Penyakit Polio ke Sekolah Selama 3 Tahun

Sobat,  Sebuah kisah nyata mengharukan kembali terjadi di Cina. Seorang gadis berusia 13 tahun di propinsi Hunan bernama He Qin-jiao menjadi salah satu contoh tentang bagaimana kebaikan hati sesama manusia dan arti dari persahabatan yang sesungguhnya. Meski usianya masih sangat muda yaitu 13 tahun, namun percaya atau tidak bahwa Qin selalu rajin menggendong sang sahabat yang menderita penyakit polio di punggungnya setiap pergi sekolah, setiap hari selama 3 tahun dengan jarak sekitar 4 kilometer.

Dilansir China.org, ketika Qin berusia 9 tahun, ia menyadari bahwa sahabatnya, He Ying-hui tak bisa lagi pergi ke sekolah karena terserang penyakit polio dan keluarganya tak dapat menggendongnya ke sekolah. Jadi ia pun memutuskan untuk membawa sahabatnya tersebut sendiri.Qin selalu membawa He ke sekolah selama 3 tahun penuh, hingga akhirnya pemerintah lokal mendengar dedikasinya untuk sang sahabat dan memberikan He sebuah kursi roda pada September tahun lalu. Namun dedikasi Qin tak berhenti sampai di situ. Ia bangun setiap jam 6 pagi, mengerjakan pekerjaan rumah dan buru-buru pergi ke rumah He untuk mengajaknya ke sekolah. Baca lebih lanjut

Pancaran hati

 

Lelaki di Lampu Merah Surabaya yang Menginspirasi

Sobat,  berikut saya kutipkan tulisan Ahmad Arif,  yang saya pikir  bisa kita tarik hikmahnya untuk kehidupan kita.  Semoga.

Sejatinya hidup dan kehidupan adalah menjadi inspirasi bagi yang lain atau mengambil inspirasi dari orang lain. Siapa saja bisa menginspirasi, seperti halnya siapa pun boleh mengambil inspirasi tersebut dari setiap pergerakan di atas jagad raya ini. Tentu, inspirasi itu untuk hal-hal bersifat positif bagi masa depan yang lebih baik.Lelaki di Lampu Merah Surabaya yang Menginspirasi

Seringnya, si pengendara itu menyerahkan selembar pecahan Rp 5 ribu tanpa meminta kembalian. Sesekali, diberinya si penjaja koran yang sudah tua itu dua lembar pecahan 2.000, juga tanpa meminta kembalian. Si penjual koran selalu menyerahkan kembalian, tapi selalu pula ditolaknya dengan halus.

Karena penasaran, Jumat (3/1/2014) pagi saya menanti lelaki itu beraksi. Meskipun masih ada waktu 5 detik lagi baru lampu merah menyala, sengaja saya pelankan laju “kuda” kesayangan. Pagi tadi dewi fortuna menyertai saya. Baru 11 detik lampu merah menyala, lelaki baik budi itu pun beraksi. Pada detik ke tiga puluh, transaksi mereka selesai. Seperti biasanya, lelaki itu memberikan pecahan 5.000 tanpa meminta kembalian. Senyum bahagia jelas terpancar pada air muka sang penjual Koran. Baca lebih lanjut

`Perempuan Terjelek di Dunia` Buktikan Kecantikan Sejatinya

`Perempuan Terjelek di Dunia` Buktikan Kecantikan SejatinyaSobat,   Tuhan mencipta segala  termasuk diri kita pasti ada manfaatnya alias tidak sia-sia.  Bahkan,  Tuhan mencipta nyamuk pun (yang seolah-olah remeh),  punya maksud tertentu,  banyak manfaat tertentu,  untuk kehidupan.   Jika seekor nyamuk saja ada maksud di balik penciptaannya,  apalagi ketika Tuhan mencipta diri manusia.  “Sejelek” apapun rupa kita (menurut ukuran manusia),  tentu di balik penciptaan itu ada  hikmah yang terkandung di dalamnya.  Siapa saja yang mampu menangkap esensi tadi,  niscaya dia akan percaya diri bahwa di sebalik berbagai kekurangan yang dimiliki,  pasti terdapat kelebihan-kelebihan tersembunyi.  Dan seorang anak manusia bernama Lizzie Valasques,  asal texas,  bisa menangkap esensi tadi,   sehingga kekurangan yang dia miliki,  tidak lantas menjadikan dirinya patah arang alias putus asa menghadapi hidup Sobat,  berikut saya kutipkan artikel tentang  si wanita super tadi  agar kita dapat memetik hikmahnya  untuk kehidupan kita.  Semoga.

Texas : Tak ada manusia yang sempurna. Begitu pula dengan Lizzie Valasquez. Gadis 24 tahun asal Texas itu menderita penyakit langka, neonatal progeroid syndrome. Hanya 3 orang di dunia yang hidup dengan kondisi itu. Lizzie punya banyak alasan untuk meratap, tapi dia bukan gadis cengeng. Bahkan ketika sejumlah orang di dunia maya tega memberinya julukan ‘perempuan terjelek di dunia’. Sungguh penilaian yang tak adil, karena hanya didasarkan pada penampilan fisiknya. Ada juga yang menyuruhnya bunuh diri saja. Baca lebih lanjut