Posts Tagged ‘miskin’

KEDERMAWAN YANG LUAS

Sobat berikut  saya kutipkan tulisan Sam Waskito  tentang kedermawanan,  yang semoga saja bisa diambil hikmahnya untuk kehidupan kita.Image result for kedermawanan

1. Seorang budak makan roti, di pinggir pagar sebuah kebun milik orang shalih di Madinah. Di hadapannya ada anjing memperhatikan dia makan.
2. Setiap budak itu makan, tak lupa dia melemparkan potongan roti ke anjing, sehingga dia ikut makan. Dia berbuat itu karena “rasa malu kepada Allah” kalau sampai makan sendirian.
3. Orang shalih pemilik kebun kagum melihat sikap budak itu. Lalu dia mendatangi pemilik budak, membelinya, lalu membebaskannya.
4. Sang budak sangat bersyukur kepada Allah atas nikmat kebebasan itu, lalu berterima kasih tulus kepada orang shalih tersebut.
5. Melihat sikapnya yang sopan dan bertauhid, orang shalih itu berkata: “Kebun ini aku serahkan padamu, wahai pemuda.”
6. Pemuda yang semula budak itu sangat bahagia, lalu dia berkata: “Engkau jadi saksinya Tuan, kebun ini sekarang aku waqafkan untuk kaum miskin di Madinah.”
7. Orang shalih tersebut kaget, baru diberi kebun kok sudah diwaqafkan. Dia bertanya, kenapa? “Aku malu kepada Allah, aku diberi nikmat banyak, tapi hatiku masih pelit.”
ITULAH sepenggal teladan tentang KEDERMAWANAN kaum Mukminin. Alhamdulillahi Rabbil ‘alamiin.

Gambar: Geophy palace.blogspot.com

Penghasilan 25 Ribu Sehari, Pemulung Qurban 2 Kambing


pemulung-di-tebet-
Sobat,  berikut sebuah kisah yang terjadi pada lebaran Idzul Adha Oktober 2012 lalu.  Kisah ini patut dijadikan renungan bersama, untuk berusaha diambil hikmahnya.  Yakni: (1). hikmah semangat berkorban,  bersedekah tanpa harus menunggu diri  kerkecukupan,  memiliki harta berlimpah. (2). hikmah bahwa tangan di atas lebih utama dari pada tangan di bawah,  sehingga malu untuk selalu minta sehingga senantiasa berjuang untuk sekali waktu untuk ganti bisa memberi. (3). hikmah bahwa dibalik kesuksesan harus ada perjungan,  bahwa siapa bersungguh-sungguh akan berhasil. Berikut kisahnya. Baca lebih lanjut

Ayah Menggendong Mayat Anaknya Dari RSCM Ke Bogor Karena Tak Mampu Bayar Ambulan

bayi matiSobat,  Peristiwa ini telah terjadi beberapa tahun lalu.  Namun,  kisah ini patut ditampilkan  karena: (1).  peristiwa yang sangat mengusik jiwa kemanusiaan ini hikmahnya tetap bisa dipetik sampai kapanpun dan di manapun, (2). Meski Gubernur Jakarta (Joko Wi)  telah menerapkan  kartu sehat bagi warga Jakarta,  namun  peristiwa tragis ini semoga menjadi bahan renungan agar kebijakan itu tidak berhenti sebatas di atas kertas,  tapi benar-benar dirasakan warga miskin Jakarta,  bahkan termasuk mereka yang tak berKTP dan atau tak berdomisili tetap.   Sobat,  begini kisahnya: Baca lebih lanjut