Posts Tagged ‘seni’

HaNyA sEbUaH bOtOl (5)

Tunjukkahlah kami jalan yang lurus. Yaitu jalan orang-orang yang Engkau beri nikmat atas mereka. Bukan jalan orang-orang yang Engkau murkai dan bukan pula jalan orang-orang yang tersesat (Q.S. Al Fatihah: 7)

20140309_140812

Iklan

Kaligrafi : Hanya Permainan Warna (2)

Inilah Celupan Allah.  Dan adakah yang lebih indah daripada celupan Dia (Q.S. Al Baqarah: 138)

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Musik dalam Peradaban Islam

Bagaimanakah Islam memandang musik? Ada dua pandangan di dalam Islam terhadap musik. Ada ulama yang membolehkan dan ada pula yang melarangnya. Perbedaan ini muncul lantaran Alquran tak membolehkan dan melarangnya.

Ulama terkemuka Dr Yusuf Al-Qardawi dalam bukunya, Al-Halaal wal Haraam  fil Islam, memperbolehkan musik dengan sejumlah syarat. Sebenarnya, sejumlah ritual keagamaan yang dijalankan umat Islam mengandung musikalitas. Salah satu contohnya adalah alunan adzan. Selain itu, ilmu  membaca Alquran atau ilm al-qiraah juga mengandung musik.

Meski begitu, Al-Albani melarang umat Islam untuk bermusik. Ia mendasarkannya pada salah satu hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari. “Akan ada dari ummatku kaum yang menghalalkan zina, memakai sutra, minuman keras, dan alat-alat musik.”

Secara umum, umat Islam memperbolehkan musik. Bahkan, di era kejayaannya, umat Islam mampu mencapai kemajuan dalam bidang seni musik. Terlebih lagi, musik dan puisi menjadi salah satu tradisi yang berkembang di Semenanjung Arab sebelum kedatangan Islam.

Pencapaian peradaban Islam dalam bidang musik tercatat dalam Kitab Al-Aghani yang ditulis oleh Al-Isfahani (897 M-967 M). Dalam kitab itu, tertulis sederet musisi di zaman kekhalifan, seperti Sa’ib Khathir (wafat 683 M), Tuwais (wafat 710 M), dan Ibnu Mijjah (wafat 714 M). Penyebaran  Islam ke seluruh penjuru jazirah Arab, Persia, Turki, hingga India, semuanya memilik tradisi musik. Baca lebih lanjut

Hanya BoToL BeKaS (1)

Innallaaha jamiilun wa yuhibbu aljamala: Allah itu Maha Indah dan suka pada keindahan (Al-Hadits). Marilah kita bersama memperindah dunia melalui karya-karya kita, dalam bentuk apapun dan dimulai dari sekecil apapun.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.