Archive for Mei, 2014

Kisah jenderal jujur tak mau naik haji diongkosi Kapolri

Sobat,  dahulu,  di jaman Orde Baru,  sempat terkenal  istilah-istilah  terkait dengan pergi haji.  Ada istilah  Haji Abubakar atau atas budi baik golkar.  Ada juga istilah Haji Abidin  atau  asal biasa dinas.  Selain itu ada pula istilah Haji Kosasih  atau Ongkos Dikasih.  Apapun asal muasal biaya perjalanan  Haji,  selama  sumbernya  halal,  bukan terkait suap,   gratifikasi ataupun korupsi  tentu tidak sepatutnya untuk dipertanyakan.  Hal yang menjadi problematik adalah jika uang  ibadah haji berasal dari sumber yang subhat (meragukan) apalagi sampai dari uang yang haram,  tentu  ibadah itu tidak menghasilkan kemabruran,  tetapi dosa dan neraka  yang justru bakal di rasakan.  Naudzubillah.   Terkait dengan hal itu berikut  saya kutipkan sebuah artikel  terakait,  semoga dapat diambil hikmahnya dalam kehidupan kita. Baca lebih lanjut

Iklan

Pancaran hati

 

STNK Hilang, Begini Cara Mengurus yang Baru

Sobat,  sekedar tahu berikut saya  kutipkan sebuah artikel tentang tata cara pengurusan STNK yang hilang.  Jadi,  anda tak perlu cemas saat STNK kendaraan Anda hilang karena ternyata proses pengadaan kembali tak rumit. KompasOtomotif sudah pernah berbagi pengalaman tentang alur untuk mengurus hal ini, beberapa waktu lalu. Hanya dengan Rp 50.000 dan mengurusnya sendiri, STNK baru sudah di tangan.

Agar semakin jelas dan detail, Divisi Humas Polri melansir informasi terkait kehilangan surat-surat kendaraan. Cukup penuhi syarat-syarat dan ikuti prosedur untuk mengurus di samsat terdekat. Intinya, ada dua hal yang perlu diperhatikan, yaitu syarat-syarat dan prosedur pengurusan.

Untuk syarat-syarat data, siapkan KTP pemilik kendaraan, asli dan fotokopi, lalu fotokopi STNK yang hilang, surat keterangan hilang STNK dari polsek atau polres setempat, serta BPKB asli dan fotokopi. Baca lebih lanjut

Pancaran hati

 

Pancaran hati

Pancaran hati